Siapakah Pahlawan?
Sosok yang melindungi, mengayomi, rela berjuang demi kebahagiaan adalah seorang pahlawan.
Dulu memang yang dikatakan pahlawan adalah mereka yang memegang senapan, bambu runcing, dan nyawa yang terpelanting untuk negeri. Akan tetapi dapatkah saat ini kita temui hal yang sedemikian rupa? Tidak ada.
Lalu dimana mereka? Apakah lahirnya kemerdekaan mematikan 'pahlawan' sebab tak ada lagi perang?
Pahlawan masih ada!
Jika memang demikian, dimana mereka saat ini? Bukankah saat ini negeri damai, tanpa penjajahan kolonial seperti dahulu?
Jika dulu yang dikatakan pahlawan adalah mereka yang memegang senapan, senjata perlawanan, dan diri yang rela berkorban untuk berjuang, maka kini yang disebut pahlawan adalah mereka yang tidak dapat berkawan dengan kejahatan. Mengapa demikian?
Saat ini tidak ada perang fisik dan semua orang bisa menjadi pahlawan.
Mengapa demikian?
Sederhana saja, yaitu menjadi pahlawan untuk diri sendiri dengan berusaha melawan hal buruk yang menggoda diri.
Selain itu, mereka yang memperjuangkan hak manusia tertindas juga pahlawan. Akan tetapi, ada juga yang berpura-pura menjadi pahlawan namun sesungguhnya mereka yang mematikan.
Ada yang berkata atas nama kemanusiaan namun ia pula yang membunuh manusia.
Sungguh, ini adalah lelucon zaman. Sejatinya, seorang pahlawan tak akan berkoar pada dunia bahwa dia adalah pahlawan, melainkan dengan tindakannya dunia akan menilai bahwa ia adalah pahlawan. Sederhana, bukan?
Jika saat ini kita memegang teguh pengertian pahlawan bahwa yang dinamakan pahlawan adalah seperti yang terungkap di atas niscaya tak akan ditemui sosok pahlawan saat ini, tapi cobalah kita membuka mata, pahlawan adalah mereka yang tak rela adanya penderitaan. Dengan demikian masih dapat kita jumpa sosok tersebut.
Jangan mempercayai mereka yang mendoktrin dirinya sebagai pahlawan, sebab kebanyakan mereka hanya berbual. Manis dalam mulut busuk nurani.
Percayalah, kebaikan tak pernah punah dalam tiap masa dari segala zaman. Jika bisa jadilah pahlawan untuk diri sendiri dan orang lain.
Komentar
Posting Komentar